Mengapa Ada 95% Kemungkinan Anda Salah Dalam Melakukan Squat

Mengapa Ada 95% Kemungkinan Anda Salah Dalam Melakukan Squat
May 25, 2018 fitnessindonesia
Squat exercise fitness indonesia

Jika anda belum tahu, squat merupakan latihan yang sangat ampuh baik dalam menurunkan berat badan, membakar lemak, mengecilkan perut, maupun membentuk otot.

Squat exercise adalah bagian yang mutlak dari setiap program training Fitness Indonesia. Namun, di Fitness Indonesia, kami tidak melakukan sembarang squat exercise. Bahkan kenyataannya, kami melakukan squat dengan cara yang berbeda dari 95% orang pada umumnya.

Mengapa kami melakukan squat dengan cara yang berbeda? Karena 95% orang pada umumnya melakukan squat dengan cara yang salah dan bahkan, membahayakan dirinya sendiri (dan mungkin orang lain, jika mereka mengajarkan orang lain untuk melakukan hal yang sama). Tentu saja, di Fitness Indonesia, walaupun komitmen kami adalah memberikan program fitness yang efektif, keselamatan dan keamanan klien kami juga merupakan faktor penting yang mutlak ada di setiap program kami. Maka dari itu, kami melakukan squat dengan cara yang berbeda dari 95% orang pada umumnya. Kami melakukan squat dengan cara yang aman, benar, dan efektif, yaitu full squat

Apa yang 95% orang pada umumnya lakukan adalah half squat dimana mereka hanya jongkok sampai kira-kira paha mereka sejajar dengan permukaan lantai atau lutut mereka membentuk sudut 90o. Ironisnya, mereka melakukan ini karena faktor keamanan dan keselamatan yang, tentu saja counter productive karena kenyataannya adalah sebaliknya. Mereka, termasuk kebanyakan Fitness trainer di gym-gym besar dan international yang mengambil kursus kilat dari kebanyakan institut penyedia fitness certification, beranggapan bahwa jika lutut anda melewati jempol kaki anda ketika melakukan latihan kaki apapun, termasuk squat, anda bisa mencederai lutut anda.

Mengapa demikian? Jujur, kami tidak bisa menjawabnya. Ada 2 alasan kenapa kami tidak bisa menjawabnya:

  1. Karena orang lain mengetahui apa yang kami tidak ketahui.
  2. Karena memang tidak ada alasannya (itu hanyalah mitos atau lebih sering disebut broscience di dunia fitness).

Dari apa yang kami pelajari dari ahli-ahli fitness elit tingkat dunia dan dari apa yang kami pelajari dari anatomi tubuh manusia, alasan kedua terdengar lebih masuk akal. Perbolehkan kami untuk berbagi.

Sendi lutut kita dilindungi dan distabilkan oleh 4 ligamen (ACL di depan, PCL di belakang, dan MCL & LCL di kedua sisinya). Namun, tingkat perlindungan dan kestabilan yang diberikan oleh 4 ligamen ini tergantung dari sudut lutut kita. Tingkat paling tinggi terjadi ketika lutut anda membuka atau menutup sepenuhnya (ketika anda meluruskan kaki atau jongkok sepenuhnya). Di sisi lain, keempat ligament ini berada di posisi yang paling lemah ketika anda setengah jongkok dengan lutut membentuk sudut 90o. Konsekuensinya, lutut anda paling tidak stabil dan tidak terlindung di posisi ini.

Sayangnya, posisi tersebut adalah posisi dimana anda memutar balik arah gerakan anda pada half squat (dari “menurunkan beban” ke “mengangkat beban”) sehingga yang terjadi adalah karena keempat ligamen anda sedang dalam posisi terlemah, tekanan horizontal di lutut anda akan massive & gigantic! Hasilnya, kerusakan tulang rawan dan sakit lutut kronis dapat terjadi dalam jangka panjang.

Tekanan horizontal ini menjadi minimal jika 4 ligamen anda sedang dalam posisi yang paling kuat, yaitu posisi kaki lurus atau ditekuk sepenuhnya. Karena itulah, di Fitness Indonesia, semua squat exercise kami adalah full squat dimana anda harus jongkok sepenuhnya sampai lutut anda menutup sepenuhnya sebelum anda mengangkat beban anda. Dengan begitu, anda bukan saja akan mendapatkan program training yang efektif, tapi juga aman!

Jadi, saatnya untuk melupakan semua broscience atau mitos yang mengatakan half squat itu aman. Lakukan squat dengan cara yang benar, aman, dan efektif: ATG Squat! Lutut anda akan sangat berterima kasih kepada anda!

Salam,

 

Coach Tobias – @CoachTobiasIndo

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*