Menghantam Sebuah Mitos – Menghilangkan Konsumsi Karbohidrat Pada Malam Hari Untuk Membakar Lemak

Menghantam Sebuah Mitos – Menghilangkan Konsumsi Karbohidrat Pada Malam Hari Untuk Membakar Lemak
January 21, 2019 fitnessindonesia

Banyak orang percaya bahwa menghilangkan konsumsi karbohidrat pada malam hari adalah sebuah keharusan untuk membakar lemak, menurunkan berat badan, dan mengecilkan perut .

Teori di balik anggapan ini adalah tubuh kita hanya akan menggunakan karbohidrat dalam 2 cara, yaitu:

1. Menggunakannya sebagai supply energi untuk kita melakukan aktifitas kita (Semua aktifitas membutuhkan energi untuk dilakukan, hanya saja setiap aktifitias memiliki kebutuhan energi yang berbeda-beda)

2. Menyimpannya sebagai cadangan energi dalam bentuk Lemak tubuh.

Singkatnya, jika kita mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan energi kita, atau kita mengkonsumsi karbohidrat ketika kita tidak membutuhkan banyak energi, kita akan menyimpan karbohidrat teresebut sebagai lemak. Karena itulah, banyak orang percaya bahwa mengkonsumsi karbohidrat di malam hari, ketika tingkat aktifitas dan kebutuhkan energi kita rendah, akan menambah berat badan dan membuat kita gemuk.

Jika anda merupakan salah seorang yang mempercayai ini, saatnya membuka pikiran anda dan mengubah anggapan anda karena apa yang anda percayai adalah mitos belaka!

Makan karbohidrat pada malam hari, termasuk sesaat sebelum tidur, tidak membuat anda gemuk! Bahkan, kami berani mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi sebagian besar jumlah karbohidrat harian pada malam hari akan membantu kita Menurunkan berat badan dan Kadar lemak tubuh lebih cepat! Ditambah lagi, akan membuat kita merasa lebih puas dan kenyang di malam hari!

OK. Sebelum anda menyangka kami gila dan berbicara omong kosong, mari kita beralih ke eksperimen Coach Tobias  terhadap dirinya sendiri.

Pada eksperimen ini, Coach Tobias memastikan jumlah konsumsi karbohidrat, protein, dan lemak hariannya tidak berubah dengan jumlah kalori harian tetap berada di maintenance level yang berarti Coach Tobias tidak seharusnya mengalami perubahan pada berat badannya. Pola latihan beban dan kardio-nya pun ditahan sama.

Yang berbeda adalah, selama 2 minggu (1 November 2012 – 14 November 2012), Coach Tobias mengubah pola dan jenis konsumsi karbohidratnya. Setiap malam sebelum tidur, Coach Tobias memakan 60 gram es krim (yang menurut orang membuat gemuk) dengan kandungan karbohidrat 21 gram.  Untuk mengakomodasi ini, Coach Tobias mengurangi konsumsi roti gandumnya, yang dibandingkan es krim jauh lebih sehat, di pagi hari. Dengan begitu, jumlah kalori hariannya tetap berada di maintenance level.

Berat badan awal Coach Tobias adalah 65kg. Menurut anggapan banyak orang, berat badan ini akan bertambah setelah 2 minggu. Kenyataannya, berat badan Coach Tobias justru berkurang! Selama 1 bulan lebih, Coach Tobias mempertahankan beratnya di 65kg dengan jumlah kalori, karbohidrat, protein, dan lemak yang sama. Namun 2 minggu setelah eksperimen, tidak seperti anggapan dan prediksi banyak orang berat badannya justru menurun! Jika anda melewatkan eksperimennya di, anda bisa membaca ringkasan laporan eskperimen hariannya di bawah!

 

TanggalBerat Badan (Kg)Perubahan (Kg)Latihan BebanLatihan Kardio
Nov 165IYAIYA
Nov 264.6-0.4IYATIDAK
Nov 364.9+0.5TIDAKTIDAK
Nov 465.1+0.2IYAIYA
Nov 565-0.1IYATIDAK
Nov 664.4-0.6IYAIYA
Nov 764.7+0.3TIDAKTIDAK
Nov 864.7IYAIYA
Nov 964.6-0.1IYAIYA
Nov 1064.4-0.2TIDAKTIDAK
Nov 1164.9+0.5IYATIDAK
Nov 1264.4-0.5IYAIYA
Nov 1364.6+0.2IYAIYA
Nov 1464.2-0.4TIDAKTIDAK
Total-0.8

 

“Pasti karena kehilangan massa otot!” Mungkin anda masih belum percaya dan berpikir demikian. Namun, biarlah foto di bawah yang menjawab keragu-raguan anda! Apakah Coach Tobias terlihat seperti kehilangan massa otot? Anda bisa menilainya sendiri.

Dan berikut adalah berita terbaru dari Coach Tobias:

“Untuk kepentingan eksperimen, saya tidak menaikkan beban latihan saya selama 2 minggu dan it’s killing me. Beban yang tadinya terasa berat, sekarang terasa lebih enteng. Dan otot saya pun berpikir demikian. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam waktu 2 minggu, saya menggunakan beban yang lebih berat, bahkan terberat yang pernah saya coba (150kg untuk 1 repetisi deadlift) dan berhasil! 2 minggu lalu, maksimum adalah 145kg. This ice cream thing really works! Setiap orang perlu mencoba ini!”

Namun perlu kami ingatkan bahwa hasil dari eksperimen atau pesan dari blog post ini bukanlah untuk memakan karbohidrat secara berlebih pada malam hari. Yang ingin kami sampaikan disini adalah anggapan bahwa mengkonsumsi karbohidrat pada malam hari atau di atas jam sekian akan berujung pada Penimbunan lemak atau ketidakefektifan Pembakaran lemak  dibandingkan dengan konsumsi pada waktu lain hanyalah sebuah mitos! Jadi, “Jangan makan karbo malam-malam. Nanti gemuk lho!” telah secara resmi dibuktikan sebagai mitos!

 

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*