\

Gerakan Fisioterapi Sakit Pinggang

Gerakan Fisioterapi Sakit Pinggang
Desember 27, 2022 fitnessindonesia

Mengenal Gerakan Fisioterapi Sakit Pinggang

Apakah Anda sedang sakit pinggang? Nah, fisioterapi sakit pinggang adalah salah satu cara mengurangi rasa sakit pinggang. Gerakan fisioterapi bisa dilakukan dirumah secara mandiri dan bermanfaat mengurangi rasa nyeri atau sakit pada bagian pinggang. Namun apakah ini benar? Untuk itu dibawah ini kita bahas sedikit tentang sakit pinggang, dan gerakan fisioterapinya. 

Sakit pinggang

Sakit pinggang sekarang menjadi salah satu kondisi umum yang hampir setiap orang pernah merasakannya. Pinggang sendiri merupakan bagian tubuh manusia yang terletak dibawah tulang rusuk. Rasa sakit yang muncul pada daerah pinggang membuat seseorang tak mampu mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Nah, salah satu cara mengurangi rasa sakit ini disamping menggunakan obat yakni dengan merutinkan gerakan fisioterapi. 

Namun apakah ini benar-benar bekerja? Lebih jelasnya akan kita bahas mulai dari penyebab, gerakan fisioterapi sakit pinggang hingga seberapa fisioterapi ini bekerja. 

Penyebab umum sakit pinggang

Sakit pinggang bisa menyerang siapapun dan usia berapapun ketika mereka menggerakkan pinggangnya secara berulang atau tiba-tiba. Penyakit ini akan lebih rentan pada mereka yang memiliki berat berlebih serta berusia lebih dari 30 tahun. 

Tak hanya itu, riwayat genetic juga jenis pekerjaan mampu mempengaruhi penyakit ini. Penyakit ini juga rentan bagi mereka yang melakukan gaya hidup tak sehat seperti merokok. Tak menyangka bukan? Selain itu penyebab secara umum sakit pinggang adalah cedera sendi atau otot di area pinggang. 

Lebih rincinya berikut beberapa penyebab sakit pinggang yang sering terjadi:

  1. Cedera olahraga
  2. Melakukan gerakan tiba-tiba atau berulang
  3. Posisi tubuh yang keliru
  4. Mengangkat benda berat
  5. Duduk dalam posisi yang salah
  6. Duduk terlalu lama
  7. Gangguan tulang belakang
  8. Gangguan ginjal
  9. Sering membawa tas ransel dengan beban yang berat

Sakit pinggang dimulai dari rasa nyeri seperti pegal linu hingga yang rasa seperti tertusuk. Sakit pinggang dibedakan menjadi dua jenis yakni sakit pinggang kronis dan sakit pinggang akut. Sakit pinggang akut terjadi secara tiba-tiba dan biasanya disebabkan karena mengangkat beban berlebih atau cedera olahraga. Sedangkan sakit pinggang kronis terjadi jika sakit pinggang tersebut tak kunjung hilang hingga 3 bulan. 

Gejala Sakit Pinggang

Berdasarkan dari penyebab yang disebutkan diatas, berikut beberapa gejala yang mungkin dialami penderita: 

  1. Nyeri pada pinggang yang membuatnya sulit berdiri bahkan bergerak
  2. Area pinggang terasa kaku, linu, pegal, bahkan pada beberapa kasus terasa sangat menusuk
  3. Rasa sakit kian memburuk ketika digunakan untuk duduk terlalu lama, membungkuk, berjalan hingga mengangkat beban berat
  4. Rasa sakit akan kian memburuk pada malam hari
  5. Tungkai kaki mati rasa atau terasa lemah
Baca Juga  Tips Konsisten Nge-Gym Tiap Hari, Simak Tipsnya Berikut ini!

Diagnosis dan Pengobatan sakit pinggang

Jika gejala sakit pinggang semakin parah seperti berlangsung lebih dari satu bulan, terasa sakit ketika buang air kecil, demam serta muncul perubahan pada berat badan, maka ada baiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter. Gejala tersebut membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk diketahui kepastian penyebab sakit pinggang. 

Intinya, penanganan sakit pinggang akan lebih mudah jika kita mengetahui apa yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu jika Anda merasa ragu apa yang jadi penyebabnya, lekas konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Adapun cara diagnosis untuk sakit pinggang yakni dengan melakukan beberapa tes: 

  1. Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan kemampuan pergerakan tulang belakang, kekuatan kaki, ginjal, dan reflex
  2. Tes darah dan urine untuk mencari penyebab sakit pinggang
  3. X-ray untuk melihat struktur tulang belakang secara keseluruhan serta memeriksa jka tak ada kondisi tulang patah
  4. CT Scan dan MRI untuk mengukur otot, ligament, saraf, diskus, serta pembuluh darah pasien
  5. Elektromiografi untuk menguji konduksi saraf dari pasien
  6. Scan tulang untuk mencari kelainan pada tulang

Ada beberapa cara pengobatan untuk sakit pinggang antara lain perawatan mandiri dirumah seperti menempelkan kompres hangat, melakukan aktivitas atau latihan fisik untuk menguatkan otot, fisioterapi, mengonsumsi obat-obatan serta operasi. Ada pula pengobatan lain yang disebut mampu mengurangi rasa sakit pinggang seperti pijat, akupuntur, chiropractic, shiatsu, perilaku kognitif dan lain sebagainya. 

Untuk mengurangi rasa sakit akibat sakit pinggang dan tidak memperburuknya, penderita juga disarankan untuk bergerak. Diam, berbaring atau duduk terus memang membuat kita tidak merasakan rasa sakit akibat gerakan, namun jika terus menerus kondisi sakit pinggang akan kian memburuk. Untuk mengurangi rasa sakit pinggang, Anda bisa melakukan fisioterapi sakit pinggang.  

Benarkah Fisioterapi Bisa Mengatasi Sakit Pinggang? 

Sakit pinggang menyebabkan rasa tidak nyaman pada siapapun yang mengidapnya. Sakit pinggang tidak bisa dianggap sepele karena penderitanya bisa sama sekali tidak bisa bekerja. Bahkan sakit pinggang yang tidak lekas diobati bisa menambah sejumlah gangguan buruk lainnya seperti gangguan dalam beraktivitas dan sindrom cauda equine. 

Ada cukup banyak cara pengobatan sakit pinggang, mulai dari penggunaan obat-obatan hingga terapi. Namun apakah benar jika fisioterapi sakit pinggang disebut sebagai salah satu solusi dalam mengatasi sakit pinggang? 

Perlu diketahui jika ada beberapa tes untuk mendiagnosa penyebab sakit pinggang seperti tes pencitraan, tes darah serta tes elektrodiagnostik. Beberapa pengobatan juga bisa dilakukan. Untuk mereka yang bergejala ringan, pengobatan mandiri dirumah bisa dilakukan. Misalnya dengan mengompres bagian yang sakit dengan kompres dingin dan terus beraktivitas. 

Namun selain itu pengobatan menggunakan obat-obatan dan juga terapi juga harus dilakukan untuk mempercepat penyembuhan. Dilansir dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke, fisioterapi mampu menguatkan otot yang menopang pinggang dan punggung bagian bawah. 

Baca Juga  Jam Yang Tepat Untuk Melakukan Latihan Cardio

Fisioterapi juga dinilai mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh serta mobilitas tubuh. Namun tak hanya itu, fisioterapi juga disebut mampu memperbaiki postur tubuh yang salah yang diakibatkan oleh sakit pinggang. 

Tapi bagaimana jika sakit pinggang disebabkan oleh penyakit? Jika disebabkan oleh penyakit, maka dibutuhkan tindakan operasi yang disesuaikan dengan apa penyakitnya. Misal operasi pengangkatan batu ginjal, operasi tulang belakang serta pengangkatan usus buntu. 

Gerakan Fisioterapi Untuk Sakit Pinggang

Nyeri pinggang yang disebabkan ketegangan otot biasanya membaik dengan sendirinya. Untuk membantu meredakannya sementara, mandi air hangat cukup disarankan. Namun lebih baik jika mengalami sakit pinggang apapun penyebabnya, lakukanlah fisioterapi sakit pinggang untuk memperkuat otot-otot disekitar pinggang. 

Fisioterapi sakit pinggang merupakan perawatan yang dilakukan untuk mereka yang memiliki keterbatasan fungsi gerak dikarenakan penyakit atau cedera tertentu. Nah, untuk sakit pinggang, berikut beberapa gerakan fisioterapi yang disarankan untuk dilakukan secara mandiri dirumah: 

  1. Child’s Pose atau posisi tertelungkup
    Atur posisi tangan dan juga lutut pada lantai dan rentangkan lengan. Lantas posisikan perut diatas paha dan pinggung diatas tumit. Perlahan taruhlah kepala serta dada kebawah dengan posisi kedua tangan yang direntangkan ke depan. Setelah itu letakkan perut diatas baha dan rentangkan tangan disamping atau didepan tubuh dengan telapak tangan yang menghadap keatas. Tahan posisi ini sekitar 1 menit. 
  2. Knee to chest stretch atau gerakan mendekatkan lutut ke dada
    Berbaringlah dengan posisi kedua kaki yang ditekuk dan telapak kaki yang menghadap ke lantai. Setelahnya tekuk kedua lutut tersebut ke atas dada. Gunakan tangan untuk menahan dan menarik lutut. Tahan gerakan ini selama kurang lebih 30 detik. 
  3. Pelvic tilt atau gerakan mengangkat panggul
    Posisikan tubuh terlentang dengan lutut yang ditekuk dan telapak kaki yang menghadap lantai. Lantas tekuk kedua lutut lalu sejajarkan dengan kaki selebar pinggul. Angkat panggul hingga sejajar dengan perut lalu kembalikan dalam posisi semula. Lakukan gerakan naik turun panggul ini sekitar 10 sampai 15 kali. 

Diatas adalah beberapa gerakan fisioterapi sakit pinggang yang bisa dilakukan secara mandiri dirumah. Jadi, jika Anda saat ini tengah menderita sakit pinggang, pertama kali yang perlu Anda ketahui adalah penyebabnya. Barulah kemudian menentukan solusi. Namun jika Anda tidak menemukan apa yang jadi penyebabnya, lebih baik konsultasikan ke dokter untuk segera ditemukan solusinya. 

Sekian ulasan terkait dengan sakit pinggang dan juga gerakan fisioterapi sakit pinggang yang perlu dilakukan untuk mengurangi rasa sakitnya. Dari ulasan diatas semoga bisa membantu Anda. 

 

Comments (0)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*