Awas! Smith Machine Bikin Anda Bodoh Bagian 2

Awas! Smith Machine Bikin Anda Bodoh Bagian 2
October 29, 2018 fitnessindonesia
Smith Machine

Di bagian yang pertama, telah dibahas bahwa Smith Machine memang membuat anda bodoh, secara alat tersebut hanyalah untuk orang bodoh. Menurut bahasa Charles Poliquin, Smith Machine is only for dorks. Dengan menggunakan Smith

Machine justru meningkatkan resiko cedera bahu menjadi lebih parah dari sebelumnya. Apalagi jika digunakan untuk brench press atau shoulder press  dengan cukup sering. Dengan kata lain, melakukan smith machine tidak berpengaruh sama sekali.

Kali ini, kita akan melihat lebih dalam bagaimana Smith Machine berpotensi menimbulkan cedera pada bahu. Tak ketinggalan, kita juga melihat satu exercise lain yang sering dilakukan dengan Smith Machine, yaitu Squat, dan bagaimana Smith Machine mempengaruhi hasil dari Squat anda.

Smith Machine dan Bahu Anda – Menurut Charles Poliquin dan Paul Chek

Dikarenakan masalah dimensi, seperti yang dijelaskan di bagian sebelumnya, Smith Machine berpotensi menimbulkan apa yang Paul Chek sebut sebagai Pattern Overload Syndrome. Paul Chek, seperti Charles Poliquin, juga merupakan fitness coach elit tingkat dunia lainnya yang merupakan exercise prescription specialist. Di beberapa seminar dan videonya, dia menekankan bahwa Smith Machine Bench atau Shoulder Press merupakan penyebab cedera bahu yang paling umum. Berikut adalah penjelasannya:

“Orang mengalami ‘Pattern Overload’ dengan menggunakan Smith Machine. Semakin permanen dan tertentu sebuah objek yang diangkat, semakin mungkin anda mengalami pattern overload. Ini dikarenakan latihan dengan arah gerakan yang permanen dan tertentu secara berulang-ulang akan membebani otot, tendon, ligamen, dan sendi yang sama, semuanya pada arah gerakan yang sama. Hal ini mendorong terjadinya micro-trauma (kerusakan secara mikroskopik) yang akhirnya berujung pada cedera.”

“Apabila seseorang selalu menggunakan Smith Machine untuk bench atau shoulder press, dia akan selalu melatih serat otot yang sama dari otot yang dilatih (otot terdiri dari ribuan atau bahkan jutaan serat otot): triceps brachii (otot triceps – lengan belakang), pectoralis major (otot dada), biceps long-head (otot biceps memiliki 2 kepala, short dan long head), anterior deltoids (otot bahu sebelah depan), dan serratus anterior (otot kecil pada punggung samping anda). Namun, dia tidak bisa mengubah arah gerakan bebannya – bebannya akan selalu berada di posisi yang sama.”

Singkatnya, dengan Smith Machine, anda hanya akan melatih serat-serat otot tertentu pada otot-otot anda sehingga di dalam otot itu sendiri, anda memiliki ketidakseimbangan, yang akhirnya berujung pada cedera.

Charles Poliquin menambahkan:

“Ketika menggunakan dumbbell atau barbell, tanpa arah gerakan yang permanen, dikarena mekanisme gerakan sendi bahu manusia, tubuh akan menyesuaikan sendiri arah gerakan beban anda secara natural untuk mengakomodasi gerakan efisien pada bahu, sesuai dengan keseimbangan serat-serat otot anda. Arah gerakan yang permanen dan tertentu tidak memungkinkan penyesuaian natural ini untuk gerakan efisien pada sendi bahu anda, sehingga menghadapkan bahu anda dengan overload yang sangat merugikan”

Smith Machine untuk Squat

Selain untuk bench dan shoulder press, Smith Machine juga umum digunakan untuk Squat dan banyak orang beranggapan bahwa hal itu jauh lebih aman dibandingkan dengan Squat dengan barbell biasa. Sayangnya, tidak seperti itu kenyataannya. Berikut adalah detailnya dari Charles Poliquin.

“Pernyataan bahwa Smith Machine lebih aman dari Squat biasa adalah kebohongan belaka, dan sebagai buktinya, saya tahu beberapa tuntutan hukum yang diajukan oleh orang-orang yang mengalami kelumpuhan di tangan dan kaki karena kecelakaan yang terjadi ketika menggunakan alat ini. Pengalaman saya dengan Smith Machine Squat adalah hal tersebut sangat memberatkan bagi ligamen pada tempurung dan sendi lutut anda, yang merupakan stabilisator untuk lutut.”

“Kebanyakan binaragawan yang menggunakan Smith Machine untuk Squat dengan batang tubuh mereka tetap vertikal, sebuah teknik yang meminimalkan aktifasi hamstring (otot paha belakang). Dan juga, condong ke belakang dan menekan batang Smith Machine meningkatkan kestabilan batang tubuh, sehingga semakin mengurangi aktifasi hamstring. Hal ini sangat tidak diinginkan karena aktifasi hamstring merupakan lawan langsung dari aktifasi quadriceps (otot paha depan) pada lutut, sehingga menetralisir gaya pada tulang kaki atas (paha) dan bawah (betis) yang berbahaya.”

“Dengan Smith Machine, batang beban mengikuti sebuah alur dan peningkatan kestabilan ini mengurangi kebutuhan untuk aktifasi otot-otot stabilisator. Maka itu, strength yang berkembang memiliki fungsi minimal di dunia 3 dimensi yang lebih tidak stabil, seperti yang terjadi ketika Squat biasa. Intinya, latihan dengan beban 3 dimensi seperti dumbbell dan barbell harus didahulukan dari latihan dengan mesin serta latihan mesin harus dibatasi di bawah 25% dari total latihan yang dilakukan”

Jadi sekali lagi, Smith Machine hanyalah untuk orang bodoh yang ingin mencelakai diri mereka sendiri! Jangan jadi salah satunya!

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*